05
Sep
09

14 Juli 2009

14 Juli 2009
Bukan mengingat peristiwa revolusi Prancis.
14 Juli 2009
Bukan juga merayakan ulang tahun Matthew Fox
14 Juli 2009
Adalah hari kelahiran anak-anak Blue.

Jam 6 pagi hari itu saya ditelepon oleh Klinik Hewan tempat saya menitipkan Blue yang sedang hamil tua.
“Mbak, ini si Blue sudah melahirkan.”
“Bener, Mas? Anaknya berapa ekor?”
“Lima ekor, Mbak”
“Alhamdulilah. Saya kesana sekarang ya, Mas. Mau lihat.”
“Boleh, Mbak. Silahkan.”

Saya dan suami buru-buru berangkat ke klinik. Sampai disana saya lihat Blue di dalam kandang sedang menyusui lima ekor bayi kucing. Yang tiga abu-abu yang dua krem. Tapi seekor anak berwarna krem bulunya agak gundul dan ukuran badannya pun lebih kecil dari yang lain. Kepalanya, tangan dan kakinya gundul. Mirip makhluk alien jadinya. Rupanya dia terlahir dalam kondisi belum sempurna. Tadinya dokter klinik mengira anak Blue hanya empat, tapi di saat terakhir Blue melahirkan satu anak yang premature itu. Ada sedikit rasa sedih diantara kebahagiaan saya. Tapi dokter mengatakan anak kucing premature itu bisa saja tumbuh normal nantinya.

kucing melahirkan
bayi kucing prematur
Siangnya saya bawa pulang Blue dan anak-anaknya. Langsung saya beli lampu bohlam 25 watt yang saya gantungkan di kandangnya. Saya meluangkan sebagian besar waktu saya untuk mengurus Blue dan anak-anaknya. Terutama si premature. Saya beri dia jatah lebih menyusu ASI. Ternyata walaupun kecil, dia kuat sekali berebut ASI.

Lima ekor anak, saya pun memutar otak mengarang nama yang unik buat mereka. Tapi kok ya belum ada yang pas. Akhirnya untuk sementara dan untuk membedakan, saya menyebut mereka berdasarkan warna bulunya. Tiga ekor abu-abu, yang satu abu-abu polos, yang satu ada garis krem di kepalanya, yang satu lagi ada bulatan di kepalanya. Dua krem, yang satu saya sebut ‘si kuning’ yang premature saya sebut ‘adik’, karena lahir paling akhir.

Saya bela-belain tidur bersama mereka di kamarnya. Supaya saya bisa menggilir ASI-nya setiapsaat. Takut si adik tidak kebagian jatah. Tidur saya nggak lengkap karena saya sengaja bangun malam-malam untuk mengurus mereka. Wah sudah kayak ibu-ibu baru melahirkan saja. Setiap anak-anak kucing itu mengeong, saya pasti bangun untuk menjatah ASI-nya. Apalagi mereka masih belum bisa melihat dan masih meraba-raba dimana letak putting susu ibunya.

Biarpun capek, tapi saya senang. Gemas melihat bayi-bayi kucing yang lucu.


1 Tanggapan ke “14 Juli 2009”


  1. 6 September 2009 pukul 12:03

    halo,
    senang bertemu Anda melalui blog ini sy Agus Suhanto, posting yg oke :) … lam kenal yaa


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.